Diberdayakan oleh Blogger.
Terbaru
Dampak Negatif Hujan Asam
Hujan Asam : Pengertian, Penyebab, Dampak dan PencegahanBanyak dari kita sering mendengar tentang hujan asam. Namun banyak dari kita juga tidak mengetahui apa itu hujan asam serta apa perbedaan hujan asam dengan hujan air biasa dan apa penyebab terjadinya hujan asam. Serta tidak mengetahui bahaya dan cara pencegahan hujan asam.
Hujan asam adalah hujan dengan pH air kurang dari 5,7 sedangkan pH normal air 7. Hujan asam biasanya terjadi karena adanya peningkatan kadar asam nitrat dan sulfat dalam polusi udara. Hal ini biasanya terjadi karena peningkatan emisi sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen oksida (NOx) di atmosfer.
Polutan asam yang dapat menyebabkan hujan asam adalah polutan bahan bakar fosil (misalnya, minyak, batu bara, dll) yang ditemukan dalam kadar tinggi dari knalpot mesin pembakaran internal (misalnya knalpot mobil). Hujan asam juga dapat terjadi dalam bentuk lain seperti salju.
Hujan asam terjadi ketika gas-gas yang tercemar menjadi terjebak di dalam awan. Awan bisa melayang hingga ratusan bahkan ribuan kilometer sebelum akhirnya melepaskan hujan asam.
Hujan asam Sebenarnya sudah lama diselidik. Pada abad 19 di Inggris dilaporkan bahwa hutan yang jatuhnya air hujan searah dengan lokasi sebuah pabrik telah terjadi kerusakan yang berat. Hal ini membuat penasaran seorang ahli kimia Inggris asal Scotlandia bernama Robert Angus Smith (15 February 1817–12 May 1884) di tahun 1852. Karenanya Ia terkenal sebagai “Bapak Hujan Asam”. Penelitiannya pada polusi udara pada tahun 1852, menemukan apa yang kemudian dikenal sebagai hujan asam. Hujan asam adalah hujan dengan pH air kurang dari 5,7. Hujan asam biasanya terjadi karena adanya peningkatan kadar asam nitrat dan sulfat dalam polusi udara. Hal ini biasanya terjadi karena peningkatan emisi sulfur dioksida dan nitrogen oksida di atmosfer.
Secara alami hujan memang bersifat asam dengan pH antara 5,6 sampai 6,2 karena adanya kandungan CO2 di udara. CO2 di udara bereaksi dengan uap air membentuk asam lemah yaitu asam karbonat (H2CO3). Namun keasaman yang disebabkan oleh H2CO3 ini dianggap normal karena jenis asam ini bermanfaat membantu melarutkan mineral tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang. Berbeda dengan kandungan H2SO4 dan HNO3 yang merupakan asam kuat yang dapat merusak jaringan hidup.
Apa ciri-ciri hujan asam?
Hujan asam tidak memiliki ciri-ciri khusus yang bisa menjadi pembeda dari hujan air biasa karena warna dan rasa airnya hampir sama. Terkadang hujan asam juga terjadi dalam bentuk lain seperti hujan salju. Namun, beberapa studi kesehatan menyebutkan bahwa polusi yang menyebabkan hujan asam bisa meningkatkan resiko seseorang untuk terserang gangguan jantung dan paru-paru.
Tapi kulit bisa merasakan hujan asam jika air hujan yang mengenai kulit langsung membuat gatal-gatal, memerah. Untuk orang dengan kekebalan tubuh rendah akan langsung mengalami pusing.
Berikut beberapa dampak dari hujan asam terhadap lingkungan dan makhluk hidup:
1. Hujan asam dengan kadar keasaman tinggi dapat menyebabkan gangguan pernapasan pada manusia. Kabut yang mengandung asam sulfat bersama-sama dengan udara terhisap dan masuk ke dalam saluran pernapasan manusia dapat merusak paru-paru bahkan dapat menyebabkan luka bakar pada kulit.
2. Menyebabkan korosi dan merusak bangunan. Hujan asam dapat mempercepat proses korosi. Proses korosi (perkaratan) dapat terjadi pada beberapa material dari logam. Korosi adalah peristiwa perusakan logam akibat terjadinya reaksi kimia antara logam dengan lingkungan yang menghasilkan produk yang tidak diinginkan. Lingkungan tersebut dapat berupa asam, basa, oksigen dalam udara, oksigen dalam air, atau zat kimia lainnya. Produk yang tidak diinginkan ini adalah karat. Ciri-ciri karat adalah berupa bercak coklat tua (lihat gambar dibawah)
| Gambar. (a) Paku berkarat, (b) tugu batu rusak akibat hujan asam |
Selain korosi pada logam hujan asam juga dapat merusak bangunan terutama bangunan yang terbuat dari batuan (lihat gambar 14b) . Hal ini disebabkan karena hujan asam akan melarutkan kalsium karbonat dalam batuan tersebut dan membuatnya batuan menjadi mudah lapuk.
3. Tumbuhan menjadi layu, kering dan mati. Hujan asam yang larut bersama nutrisi di dalam tanah akan menyapu kandungan nutrisi dalam tanah sebelum tumbuhan sempat mempergunakannya untuk tumbuh. Zat kimia beracun seperti aluminium juga akan terlepas dan bercampur dengan nutrisi. Apabila nutrisi ini diserap oleh tumbuhan akan menghambat pertumbuhan dan mempercepat daun berguguran, kemudian tumbuhan akan terserang penyakit, kekeringan, dan mati.
4. Merusak ekosistem perairan. Hujan asam yang jatuh pada danau akan meningkatkan keasaman danau. Keasaman danau yang meningkat menyebabkan beberapa spesies biota air mati karena tidak mampu bertahan di lingkungan asam. Meskipun ada beberapa spesies yang dapat bertahan hidup tetapi karena rantai makanan terganggu maka spesies tersebut dapat mengalami kematian pula.
Cara mencegah hujan asam
Hujan asam sebagai salah satu permasalahan yang serius terhadap lingkungan perlu diatasi secara terpadu. Beberapa cara sudah dilakukan di negara-negara maju dengan membuat inovasi maupun formula peralatan industri yang mampu menetralisir polutan sebelum sampai ke udara dan bereaksi dengan oksigen di udara. Penggunaan Flue gas desulfurization (FGD) mampu menetralisir belerang sebelum sampai ke udara merupakan salah satu cara yang cukup populer dilakukan saat ini, di negera-negara maju seperti Amerika Serikat dan Negara maju lainnya.
Upaya Pengendalian Deposisi Asam
Untuk mengendalikan deposisi asam ialah menggunakan bahan bakar yang mengandung sedikit zat pencemae, menghindari terbentuknya zat pencemar saar terjadinya pembakaran, menangkap zat pencemar dari gas buangan dan penghematan energi.
a. Bahan Bakar Dengan kandungan Belerang Rendah
Kandungan belerang dalam bahan bakar bervariasi. Masalahnya ialah sampai saat ini Indonesia sangat tergantung dengan minyak bumi dan batubara, sedangkan minyak bumi merupakan sumber bahan bakar dengan kandungan belerang yang tinggi.
Penggunaan gas alam akan mengurangi emisi zat pembentuk asam, akan tetapi kebocoran gas ini dapat menambah emisi metan. Usaha lain yaitu dengan menggunakan bahan bakar non-belerang misalnya metanol, etanol dan hidrogen. Akan tetapi penggantian jenis bahan bakar ini haruslah dilakukan dengan hati-hati, jika tidak akan menimbulkan masalah yang lain. Misalnya pembakaran metanol menghasilkan dua sampai lima kali formaldehide daripada pembakaran bensin. Zat ini mempunyai sifat karsinogenik (pemicu kanker).
b. Mengurangi kandungan Belerang sebelum Pembakaran
Kadar belarang dalam bahan bakar dapat dikurangi dengan menggunakan teknologi tertentu. Dalam proses produksi, misalnya batubara, batubara diasanya dicuci untukk membersihkan batubara dari pasir, tanah dan kotoran lain, serta mengurangi kadar belerang yang berupa pirit (belerang dalam bentuk besi sulfida( sampai 50-90% (Soemarwoto, 1992).
c. pengendalian Pencemaran Selama Pembakaran
Beberapa teknologi untuk mengurangi emisi SO2 dan Nox pada waktu pembakaran telah dikembangkan. Slah satu teknologi ialah lime injection in multiple burners (LIMB). Dengan teknologi ini, emisi SO2 dapat dikurangi sampai 80% dan NOx 50%.
Caranya dengan menginjeksikan kapur dalam dapur pembakaran dan suhu pembakaran diturunkan dengan alat pembakar khusus. Kapur akan bereaksi dengan belerang dan membentuk gipsum (kalsium sulfat dihidrat). Penurunan suhu mengakibatkan penurunan pembentukan Nox baik dari nitrogen yang ada dalam bahan bakar maupun dari nitrogen udara.
Pemisahan polutan dapat dilakukan menggunakan penyerap batu kapur atau Ca(OH)2. Gas buang dari cerobong dimasukkan ke dalam fasilitas FGD. Ke dalam alat ini kemudian disemprotkan udara sehingga SO2 dalam gas buang teroksidasi oleh oksigen menjadi SO3. Gas buang selanjutnya "didinginkan" dengan air, sehingga SO3 bereaksi dengan air (H2O) membentuk asam sulfat (H2SO4). Asam sulfat selanjutnya direaksikan dengan Ca(OH)2 sehingga diperoleh hasil pemisahan berupa gipsum (gypsum). Gas buang yang keluar dari sistem FGD sudah terbebas dari oksida sulfur. Hasil samping proses FGD disebut gipsum sintetis karena memiliki senyawa kimia yang sama dengan gipsum alam.
d. Pengendalian Setelah Pembakaran
Zat pencemar juga dapat dikurangi dengan gas ilmiah hasil pembakaran. Teknologi yang sudah banyak dipakai ialah fle gas desulfurization (FGD) (Akhadi, 2000. Prinsip teknologi ini ialah untuk mengikat SO2 di dalam gas limbah di cerobong asap dengan absorben, yang disebut scubbing (Sudrajad, 2006). Dengan cara ini 70-95% SO2 yang terbentuk dapat diikat. Kerugian dari cara ini ialah terbentuknya limbah. Akan tetapi limbah itu dapat pula diubah menjadi gipsum yang dapat digunakan dalam berbagai industri. Cara lain ialah dengan menggunakan amonia sebagai zat pengikatnya sehingga limbah yang dihasilkan dapat dipergunakan sebagi pupuk.
Selain dapat mengurangi sumber polutan penyebab hujan asam, gipsum yang dihasilkan melalui proses FGD ternyata juga memiliki nilai ekonomi karena dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, misal untuk bahan bangunan. Sebagai bahan bangunan, gipsum tampil dalam bentuk papan gipsum (gypsum boards) yang umumnya dipakai sebagai plafon atau langit-langit rumah (ceiling boards), dinding penyekat atau pemisah ruangan (partition boards) dan pelapis dinding (wall boards).
Amerika Serikat merupakan negara perintis dalam memproduksi gipsum sintetis ini. Pabrik wallboard dari gipsum sintetis yang pertama di AS didirikan oleh Standard Gypsum LLC mulai November tahun 1997 lalu. Lokasi pabriknya berdekatan dengan stasiun pembangkit listrik Tennessee Valley Authority (TVA) di Cumberland yang berkapasitas 2600 mega watt.
Produksi gipsum sintetis merupakan suatu terobosan yang mampu mengubah bahan buangan yang mencemari lingkungan menjadi suatu produk baru yang bernilai ekonomi. Sebagai bahan wallboard, gipsum sintetis yang diproduksi secara benar ternyata memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan gipsum yang diperoleh dari penambangan. Gipsum hasil proses FGD ini memiliki ukuran butiran yang seragam. Mengingat dampak positifnya cukup besar, tidak mustahil suatu saat nanti, setiap PLTU batu bara akan dilengkapi dengan pabrik gipsum sintetis.
d. Mengaplikasikan prinsip 3R (Reuse, Recycle, Reduce)
Hendaknya prinsip ini dijadikan landasan saat memproduksi suatu barang, dimana produk itu harus dapat digunakan kembali atau dapat didaur ulang sehingga jumlah sampah atau limbah yang dihasilkan dapat dikurangi. Teknologi yang digunakan juga harus diperhatikan, teknologi yang berpotensi mengeluarkan emisi hendaknya diganti dengan teknologi yang lebih baik dan bersifat ramah lingkungan. Hal ini juga berkaitan dengan perubahan gaya hidup, kita sering kali berlomba membeli kendaraan pribadi, padahal transportasilah yang merupakan penyebab tertinggi pencemaran udara. Oleh karena itu kita harus memenuhi kadar baku mutu emisi, baik di industri maupun transportasi.
sumber:
http://learnmine.blogspot.com/2013/06/dampak-negatif-hujan-asam.html#axzz2qMvpgPhB
Awas, Hujan Asam Guyur Surabaya
SURABAYA (Surabaya Pagi) – Ini patut diwaspadai warga. Sebab, hujan disertai angin kencang yang terjadi sejak Sabtu (23/2) di Surabaya dan sekitarnya, masih akan berlanjut hingga seminggu ke depan. Bahkan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menemukan kandungan hujan asam atau hujan dengan tingkat keasaman air hujan (pH) di bawah 5 atau bersifat asam.
Cuaca ektrim ini dipicu badai tropis atau Tropical Cyclone (TC) Rusty yang masih bertahan di utara Australia. Karena itu pula, Rabu (27/2) hari ini, Surabaya dan sekitarnya masih akan terjadi hujan. "Badai tropis Rusty satu diantara faktor yang memicu hujan dan angin kencang di Jawa. Surabaya juga terkena imbasnya," kata Arief, Prakirawan BMKG Juanda saat dihubungi, kemarin.
Arief juga mengatakan, potensi hujan yang mengguyur Surabaya ini diprakirakan terjadi pada siang menjelang sore atau malam hari. Hujan akan mengguyur Surabaya bagian selatan terlebih dahulu kemudian disusul wilayah lainnya secara merata.
Sinta Handayani dari BMKG Maritim Perak menambahkan, hujan lebat disertai angin akan terjadi hingga seminggu ke depan. “Cuaca cukup ekstrim di Jawa Timur ini terutama di daerah perairan selatan Indonesia sampai Nusa Tenggara. Tapi Surabaya juga terkena dampaknya,” jelas Sinta dihubungi Surabaya Pagi, tadi malam.
Akibat badai Rusty ini, tinggi gelombang laut bisa mencapai 6 meter. Sedang kecepatan angin dari badai ini bisa sampai 60-70 km per jam. “Namun angin kencang ini diperkirakan akan mulai mereda di dua hari ke depan,” ujarnya.
Yang mengagetkan, kandungan air hujan ini ternyata mengandung keasaman yang membahayakan kesehatan. Menurut BMKG, hujan asam ini mengancam 27 kota di Indonesia. Diantaranya, Surabaya, Malang, Bandung, Bogor, Tangerang, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Denpasar, Banjarmasin, Medan, Bengkulu hingga Timika.
Terjadinya hujan asam di sejumlah kota ini diperkirakan dampak dari pencemaran lingkungan. "Ini ada indikasi ke arah sana maka kita harus waspada jangan sampai itu terjadi," kata Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, MR Karliansyah, Selasa (26/2).
Air hujan normal biasanya memiliki pH minimal 5,6, sedangkan di kota-kota tesebut air hujannya cenderung memiliki pH 5,40 hingga 4,30 atau bersifat asam."Hujan asam ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan sudah terjadi di negara lain, jadi kita berupaya ini tidak terjadi di Indonesia," tambah dia.
Konsentrasi Nitrogen dioksida (No2), biasanya terjadi akibat polutan dari asap kendaraan, pabrik, dan lain-lain yang di 22 kota seperti Makassar, Balikpapan, dan Samarinda meningkat pada tahun 2012 lalu. Sedangkan konsentrasi Karbonmonoksida (CO), atau gas yang dihasilkan dari pembakaran tak sempurna dari senyawa karbon yang bersifat racun terdata cukup tinggi di Surabaya, Jakarta Timur, dan Pekanbaru.
Sebuah studi pada 2012 atas kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup dan UNEP memperkirakan besarnya biaya kesehatan penduduk Jakarta yang telah dikeluarkan pada 2010 terkait pencemaran udara. Dengan asumsi biaya perawatan minimal hingga maksimal, biaya tersebut berkisar antara Rp697,9 miliar hingga Rp38,5 triliun.
Biaya besar tersebut akibat penyakit yang berkaitan dengan pencemaran udara seperti asma, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), pneunomia, broncopneumonia, dan penyempitan saluran pernafasan/paru kronis.
Puluhan Rumah Rusak
Hingga pukul 22.00 Wib, Kota Surabaya masih diguyur hujan meski intensitasnya ringan. Hujan di kota pahlawan ini terjadi sejak siang kemarin sekitar pukul 14.00 Wib. Beberapa kawasan seperti di Simo dan Benowo terjadi banjir.
Di Pasuruan dan Probolinggo lebih ekstrim. Angin kencang dan hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pasuruan, kemarin sekitar pukul 14.00 WIB, membuat sebuah pohon flamboyan setinggi tiga meter ambruk. Untung tak ada korban jiwa. Namun, pohon tumbang yang melintang di Jl Raya Ranggeh Gondangwetan, memacetkan arus lalu lintas. "Waktu itu memang hujan dan anginnya kencang sekali. Anginnya dari arah utara," ujar tukang bengkel yang berada persis di belakang pohon tumbang itu.
Sementara di Probolinggo, sedikitnya 30 rumah disapu angina kencang di
Kecamatan Tiris. Warga berhamburan keluar rumah, untuk menyelamatkan diri dari reruntuhan rumah. "Awalnya hujan gerimis, lalu angin besar, sedikitnya 30 rumah rusak," ujar Kacung, perangkat Desa Tiris. n mzk/ra
sumber:
Jual Cover Mobil (Selimut Mobil)
SELIMUT MOBIL SHOP:Menyediakan cover mobil berbagai type. Sangat cocok untuk mobil kesayangan anda.
Terbuat dari bahan berqualitas.
Bahan: desbow, wp baloon, milky, nolan, ripstok
Semua bahan diimport dari Korea.
Memiliki kelebihan-kelebihan sbb.:- Anti air, hal ini membuat selimut/cover mobil ini menjadi lebih tahan lama.- Anti gores, bagian dalam cover dilapisi coating tipis lembut sehingga gesekannya tidak mengakibatkan cacat pada body mobil.- Anti terbang, karena menggunakan tali serut sebagai pengikatnya sehingga akan terpasang kuat pada bodi mobil walaupun terkena tiupan angin.- Tersedia pilihan warna.- Tersedia pilihan fungsi penggunaan: indoor dan outdoor
Berat barang saat pengiriman: 3 kg
harga belum termasuk ongkos kirim
Daftar Harga
CITYCAR-HATCHBACK @Rp.300.000,-
Chery
1.QQ
Chevrolet
1.Spark
2.New Spark
3.Aveo
Daihatsu
1.Ceria
2.Charade
3.Winner
4.Sirion
5. YRV
6.Copen
Ford
1.Fiesta
2.TX3
|
Geely
1.LC Panda
2.LC Cross
3.MK2
Honda
1.Civic,
2.Honda -Hatchback
a.Excellent,
b.Wonder,
c.Nouva,
e.Estilo
3.Jazz,
4.All New Jazz,
5.Brio
Hyundai
1.Atoz
2.Getz
3.i10
4. i20
Mazda
1.2
2. 323HB
3.MR90
4.3 Hatchback
|
KIA
1.Visto
2.Picanto
3.All New Picanto
4.Pride
5.New Pride
Mercedes Benz
A Class
Mitsubishi
Mirage
Nissan
March
|
Peugeot
1.107
2.206
3.207
Proton
1.Savvy
2.Satria Neo
Suzuki
1.Forsa
2.Eleny
3.Amenity
4.Jimny
5.Katana
6.Karimun
7.Karimun Estilo
8.Splash
9.Swift
Toyota
1.Starlet à Kotak-Kapsul
2.Yaris
3.Ist
4. Passo
|
SMALL
SEDAN @Rp.310.000
Audi
TT
BMW
Seri 3
1.(E30),
2.Z3,
3.Z4
Chevrolet
Carlos
Daihatsu
1.Classy
2.Charmant
Ford
1.Lase
a.Gia
b. Champ
c. Lynx
d.TX5
e.Sonic
2.Focus Sedan
|
Honda
1.Civic -Ã
a.Wonder
b.Grand
c.Genio
d.Ferio
e.VT-i
2.Accord Executive
3.City
4.New City
5.All New City
Hyundai
1.Accent
2.Avega
3.Elanta
4.Tiburon Coupe
5.Verna
KIA
1.All New Rio Sedan
2.Rio Sedan
3.Timor
4.New Pride Sedan
Mazda
1.323
a.Trendy
b. Interplay
c.Lantis
d. Familia
e.Astina)
2.MX6, RX8
|
Mercedes
Benz
1.190E (W201),
2.SLK Class (R171 Sport )
Mitsubishi
1.Lancer (SL,
Dangan, GLX,
2.GTI
3.SE ( Special Edition )
a.Evo III
b.Evo IV
c.Evo V
d Evo VI
Nissan
1.Sunny
2.Latio Sedan
Peugeot
1.207 Sedan
2.306
3. 504
4.RCZ ( Sport )
Proton
1.Gen2
2.Gen2 Persona
3.Saga
4.Waja
|
Suzuki
1.Esteem,
2.Baleno,
3.Baleno Next G
4.Aerio
Toyota
1.Corolla
a.Ke 40,
b.DX,
c.SE Saloon,
d.Twin Cam,
e.Great,
f.All New 1.6,
g.All New 1.8
2.Vios
3.Soluna
4.Etios
5. FT86
6.Corona --SE Saloon
VW
1.Beetle
2.Safari
3.New Beetle
Geely
MK
|
MEDIUM
SEDAN @Rp.330.000
Audi
1.A5 Coupe
2.R8
BMW
1.Serie 3
Chevrolet/Opel
1.Cruze,
2.Optra
3.Blazer
Peugeot
1.405
2.406
3.408
|
Honda
1.All New Civic,
2.Accord Prestige
KIA
1.Summa
Mazda
1.3 Sedan
2.626 Cappela
|
Mercedes
Benz
1.C Class (W202,W203,W204)
2.SL Class (R230)
3.SLS AMG
4.C180
Mitsubishi
Special
Edition - SE
1.Evo VII
2.Evo VIII
3.Evo IX
4.Evo X
Nissan
GT-R
|
Suzuki
1.New Baleno
Toyota
1.Corolla Altis,
2.Corona (TT,
Twincam)
Volvo
1.830
2.C70
3.S40
4.S60
|
LARGE
SEDAN @Rp.350.000
Audi
1.A4
2.A6
BMW
1.Serie 5
(E34, E39,E60, GT)
2.Serie 6
Honda
1.Accord
a.Maestro
b.Cielo
c.VTi
d.FullSize
|
Hyundai
1.Sonata
Infiniti
1.G Coupe
2.M Sedan
Lexus
1.GS250
2.GS350
3.GS450H
Mazda
1.626 Cronos
2. 6
|
Mercedes
Benz
1.E Class
(W123, W124, W210,W211, W212),
2.CLS (W219)
3. Mercy Boxer
Mitsubishi
Gallant
a.Sigma
b.Eterna
c.Lele
d Hiu
Nissan
1.Cefiro
2.Teana
|
Peugeot
1.505
2.508
3.605
Toyota
1.Corona Absolute
2.Mark II
3.Cressida
4.Crown
5.Camry
Volvo
1.240
2.246
3. 740
4.960
5.S70
6.S80
7.S90
|
EXTRA
LARGE SEDAN
@Rp.400.000
BMW
1.Serie 7
a.E32
b.E38
c. E65
d.F01
|
Lexus
1.LS460L
2.LS600HL
Nissan
1.Infiniti
|
Mercedes
Benz
1.S Class
(W126, W140,W220,W221)
2.CL (C216)
|
Volvo
1.960 Executive,
2.S90 Executive)
VW
1.Phaeton
|
SMALL
MPV @Rp.320.000
Audi
1.A3
Daihatsu
1.Xenia
2.All New Xenia
3.Zebra
4.Espass
5.SS
Ford
1.Focus
|
Honda
1.Freed
Hyundai
1.Matrix
2.Grand Avega
KIA
1.All New Rio
Mazda
2.Vantrend
3. Premacy
|
Mercedes
Benz
1.B Class (W245)
Nissan
1.Livina XR
2.Livina X Gear
Peugeot
1.307
2.308
Suzuki
1.Carry (Futura )
2.Aero,
3.Ertiga
4.ST 1000
|
Toyota
1.Avanza,
2.All New Avanza
3.Kijang Short
a.Grand
b.Kapsul
c.Probox
VW
1.Golf MK6,
2. Scirocco
Volvo
1.C30
|
MEDIUM
MPV @Rp.340.000
Chery
1.Eastar
Chevrolet
1.Estate
2.Zafira
Daihatsu
1.Luxio
2.Grand Max
|
Honda
1.Stream
Isuzu
1.Panther
2.New Panther
KIA
1.Carens I
2. Carens II
Mazda
1.Tribute
|
Mitsubishi
1.Kuda
Nissan
1.Evalia
2.Grand Livina
a.All new Grand livina
b.Grand Livina X gear
Proton
1.Exora
Suzuki
1.APV
2.APV Arena
|
Toyota
1.Prius
2.Wish
3.Kijang Long
4.Kijang Innova
5. Noah
6. Picnic
Volvo
1.V70
VW
1.Touran
|
LARGE
MPV/ESTATE @Rp.375.000
Chevrolet
1.Orlando
Daihatsu
1.Taft Hi Line
|
Honda
1.Oddysey
Mazda
1.E2000
|
Mitsubishi
1.Chariot
2.Grandis
Nissan
1.Serena
2.New Serena
|
Peugeot
1.5008
Toyota
1.Previa/Estima
VW
1.Tiguan
|
EXTRA LARGE MPV @Rp.450.000
Honda
1.Elysion
Hyundai
1.Trajet
|
KIA
1.Karnival
2.Sedona
Mercedes
Benz
1.M Class
|
Nissan
1.Elgrand
Peugeot
1.806
2.807
|
Toyota
1.Alphard
2.Vellfire
VW
1.Caravelle short
|
SMALL
SUV @Rp.320.000
Chery
1.Tiggo
Daihatsu
1.Taruna Short (CX,
CSX),
2.Taft GT
|
Honda
1.HRV
Mercedes
Benz
1.G Class Short
(W460)
|
Mitsubishi
1.Outlander Sport
Nissan
1.Juke
|
Suzuki
1.Vitara
2.Escudo
3.Sidekick
4. Escudo 2.0
5.SX4
Toyota
1.RAV4
|
MEDIUM
SUV @Rp.340.000
Audi
1.Q3
BMW
1.X1
Daihatsu
1.Taruna Long
(FGX),
2.Terios
|
Ford
1.Escape
Hyundai
1.Tucson,
2.New Tucson
3.Santa Fe
Cheverolet
1.Spin
2.Orlando
|
KIA
1.Sportage,
2.All New Sportage
Mazda
1.CX5
Nissan
1.Terrano
|
Peugeot
1.3008
Suzuki
1.Grand Vitara
Toyota
1.Rush
|
LARGE
SUV @Rp.375.000
Audi
1.Q5
Chevrolet
1.Trooper
2.Captiva,
Opel
1.Blazer
Jeep
1.Cherokee
|
Honda
1.CRV Gen 1
2.CRV Gen2
2.All New CRV
Isuzu
1.Panther Hi Sporty
Mazda
1.CX7
|
Mercedes
Benz
1.G Class Long
Nissan
1.X-Trail
2.New X-Trail
Peugeot
1.5008
|
Suzuki
1.Escudo XL7
Toyota
1.Harrier
Volvo
1.XC60
VW
1.Tiguan
|
EXTRA
LARGE SUV @Rp.400.000
Audi
1.Q7
BMW
1.X5
2.X6
|
Mercedes
Benz
1.GL Class
Mitsubishi
1.Pajero Sport
Jeep
1.Wrangler Short
|
Toyota
1.Fortuner,
2.Land Cruiser
3.Prado
|
Nissan
1.Murano
2.Patrol Long
Volvo
1.XC70
2. XC90
|
Super
Large SUV @Rp.500.000
Ford
1.Everest
Jeep
1.Wrangler long
|
Mazda
1.CX9
|
Mitsubishi
1.Pajero CBU
|
Super
Large MPV @Rp.650.000
KIA
1.Pregio
2.Travello
|
Mercedes
Benz
1.Vito
2.Viano
|
VW
1.Caravelle Long
|
Double Cabin @Rp.600.000
Ford
1.Ranger
Toyota
1.Hilux
Cheverolet
1.Colorado
|
Mitsubishi
1.Triton Strada
Mazda
1.BT-50 FL
VW
1.Amarok
|
Nissan
1.Navara
Isuzu
1.D Max
2.All new D-Max
|
Catatan:
Harga di atas untuk jenis cover standar 1 warna
Daftar tambahan harga Cover Kombinasi
1. Strip/Twin Line Strip Rp. 150.000,-
2. Three Line Strip Rp. 200.000,-
3. Double Cover Rp. 250.000,- untuk
ukuran small-medium
Rp. 300.000,- untuk ukuran large-super large
4. Sablon Rp. 250.000,- untuk 2 titik sablon
untuk pemesanan:
hubungi 08976368935 (Muhaimin)
hubungi 08976368935 (Muhaimin)
format pemesanan:
Nama
Alamat
Tipe selimut mobil
Jumlah pemesanan
No HP (untuk konfirmasi pengiriman barang)
boleh tanya2 juga, gan :)
Alamat:
Jl. Mohammad Toha, Gg. Mulya I No. 11 Bandung 40253
Nama
Alamat
Tipe selimut mobil
Jumlah pemesanan
No HP (untuk konfirmasi pengiriman barang)
boleh tanya2 juga, gan :)
Alamat:
Jl. Mohammad Toha, Gg. Mulya I No. 11 Bandung 40253

